Autopsi Siswi SMP di Tasikmalaya Tewas di Gorong-Gorong, Polisi: Organ Tubuh Lengkap

Asep Juhariyono ยท Rabu, 29 Januari 2020 - 09:18 WIB
Autopsi Siswi SMP di Tasikmalaya Tewas di Gorong-Gorong, Polisi: Organ Tubuh Lengkap
Petugas medis bersama tim spesialis forensik Polda Jabar saat autopsi siswi SMP di Tasikmalayan yang tewas di gorong-gorong. (Foto: Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id – Delis Sulistina (13), siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya yang ditemukan tewas dalam gorong-gorong depan sekolahnya menjalani autopsi di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soekardjo. Pemeriksaan lebih lanjut ini untuk memastikan penyebab kematian akibat menjadi korban kejahatan atau meninggal wajar.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto mengatakan, hasil pemeriksaan visum menepis isu di media sosial (medsos) yang menyebut sejumlah organ bagian tubuh korban hilang.

“Saya mau tegaskan di sini, isu yang beredar di medsos jika ada organ tubuh korban hilang itu tidak benar. Semua utuh tak ada yang hilang,” ujarnya di halaman RSUD dr Soekardjo, Tasikmalaya, Selasa (28/1/2020).

Menurutnya, hasil autopsi nanti akan menentukan langkah selanjutnya atas penyelidikan kasus penemuan mayat siswi SMP tersebut.

“Kami masih menunggu hasil autopsi, bisa 14 sampai 20 hari. Paling cepat dua minggu untuk memastikan penyebab kematian korban,” katanya.

Sementara itu, Dokter Fahmi Arief Hakim, spesialis forensik dari Polda Jabar yang menangani autopsi mengaku kesulitan karena mayat korban sudah mengalami pembusukan. Hasil pemeriksaan luar, korban diperkirakan sudah meninggal antara dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.

“Untuk melihat ada bekas luka atau tidak cukup sulit karena sudah pembusukan. Kami akan lakukan pemeriksaan lab untuk lebih lanjut. Semoga penyebab kematian bisa diketahui sehingga penyidik dapat mengambil kesimpulan,” kata Dokter Fahmi.

Seusai autopsi, jenazah korban rencananya akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Kampung Sindangjaya, Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/1/2020).

Sebelum ditemukan tewas dalam gorong-gorong depan sekolah, korban sudah tidak pulang hampir sepekan, tepatnya sejak Kamis (23/1/2020). Korban ditemukan tewas pada Senin (27/1/2020). Kronologi penemuan mayat DS berawal dari penjaga sekolah yang mencium bau amis di gorong-gorong.

Setelah dia memeriksa, dia pun kaget menemukan mayat siswi SMP yang masih memakai seragam pramuka dan ada tas sekolah. Tubuhnya dalam ketika itu dalam kondisi melipat.


Editor : Donald Karouw