get app
inews
Aa Text
Read Next : Ritual Labuh Saji Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Masuk KEN 2023

Atraksi Debus Meriahkan Hari Nelayan Palabuhanratu Sukabumi

Senin, 22 Mei 2023 - 14:56:00 WIB
Atraksi Debus Meriahkan Hari Nelayan Palabuhanratu Sukabumi
Pelaku seni atraksi Debus di Palabuhanratu Sukabumi. (FOTO: ILHAM NUGRAHA)

SUKABUMI, INews.id - Atraksi debus yang dibawakan Paguyuban Lingkung Seni Padjajaran Anyar memeriahkan syukuran Hari Nelayan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (22/5/2023). Masyarakat yang tumpah ruah di sepanjang jalan, terpukau dengan atraksi ilmu kebal yang dipertontonkan.

Para pegiat sejarah dan seni tradisi Sunda yang diinisiasi Ketua Paguyuban Lingkung Seni Padjajaran Anyar Firman Hidayat, berjalan beriringan dari Pendopo Kabupaten Sukabumi hingga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu.

Dalam sela arak-arakan itu, mereka berjalan sambil memperagakan atraksi debus dengan sebilah golok tajam. Para pegiat seni menyayat tubuh mereka dengan golok itu.

Selain debus di Kasepuhan Cisitu, beberapa alat musik tradisional dari Kasepuhan Neglasari pun ditampilkan untuk memeriahkan acara itu.

Di depan panggung utama, sekaligus disaksikan ribuan masyarakat, pejabat Pemkab Sukabumi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), para pegiat seni tradisi Sunda menampilkan pencak silat.

Penampilan memukau mendapat apresiasi dari masyarakat. Para penonton memberikan tepuk tangan meriah, menandakan kekaguman terhadap seni tradisi yang ditampilkan.

"Tradisi kesenian sunda memang sepatunya di lestarikan dan terus di tampilkan. Apalagi kini tradisi itu menjadi daya tarik bagi wisatawan," kata Ketua Paguyuban Lingkung Seni Padjajaran Anyar, Senin (22/5/2023).

Firman Hidayat menyatakan, sektor pariwisata tidak lepas dari kesenian. Karena itu, seni tradisional harus terus dijaga. 

Wisawatan mancanegara tertarik dengan seni tradisi. Apalagi, Kharisma Event Nasional (KEN) mengedepankan seni dan budaya tradisional.

"Pariwisata dan budaya tidak bisa dipisahkan. Masing-masing wilayah di Sukabumi memiliki tradisi dan budaya yang masih lestari. Seperti di Palabuhanratu," ujar Firman Hidayat.

Pelestarian seni tradiisonal Sunda, tutur dia, harus terus ditingkatkan. Para penggiat seni tradisi Sunda membutuhkan dukungan untuk terus berkembang.

"Kami berharap budaya, baik kesenian maupun sejarah terus lestari hingga incu putu nanti. Seni tradisi tidak boleh hilang dimakan zaman," ujar Firman Hidayat. 

Sebelum pawai seni tradisional, para nelayan Palabuhanratu, Sukabumi menggelar ritual Labuh Saji ke tengah laut. Dalam ritual itu, mereka menebar indukan lobster sebagai upaya pelestarian eksosistem laut.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut