Atraksi Barongsai Picu Kerumunan di Bandung, Ini Kata Pengelola Mal Festival Citylink
BANDUNG, iNews.id - Pengelola Mal Festival Citylink Bandung mengklaim telah melakukan langkah penerapan protokol kesehatan (prokes) saat menggelar atraksi barongsai pada Selasa (1/2/2022). Namun kerumunan tak terhindarkan karena antusias masyarakat menyaksikan atraksi barongsai tersebut.
Marcomm Manager Mal Festival Citylink Bandung Deni Setiawan mengatakan, pengelola telah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk memecah traffic pengunjung. Namun karena perayaan Imlek selalu menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu, sehingga mereka sangat antusias menyaksikan pertunjukan itu.
"Agar tidak terjadi kerumunan, kami membagi atraksi menjadi tiga sesi, yaitu pukul 15.00, 17.00, dan 19.00 WIB. Namun antusias pengunjung yang sangat tinggi mengakibatkan kerumunan jauh sebelum atraksi dimulai, yang tentu saja di luar perkiraan kami, " kata Marcomm Manager Mal Festival Citylink Bandung.
Menurut Deni Setiawan, meskipun dalam video tampak ribuan pengunjung, namun jumlah total pengunjung yang datang hanya 31 persen dari kapasitas mal. Pengunjung tampak sangat banyak karena mereka berkumpul di satu titik lokasi jadi terlihat mal penuh sesak.
"Oleh karena itu demi kenyamanan pengunjung, sesi atraksi barongsai yang awalnya direncanakan berdurasi 45 menit kami persingkat menjadi 10 menit dan untuk sesi ketiga kami batalkan,” ujar Deni.
Meskipun pihak mal menerapkan protokol kesehatan secara ketat, tutur dia, namun karena antusiasme warga yang sangat tinggi membuat kerumunan tidak dapat dihindari.
“Kami juga terus menerus melakukan himbauan kepada pengunjung untuk menjalankan prokes melalui paging mall dan MC di panggung," tutur Marcomm Manager Mal Festival Citylink.
Sebelumn masuk mal, kata Deni, setiap pengunjung harus melakukan scan barcode terlebih dahulu via aplikasi #PeduliLindungi dan wajib memakai masker.
Diketahui, video memperlihatkan pertunjukan barongsai disaksikan ribuan pengunjung mal viral di media sosial. Kerumunan itu banyak disayangkan di tengah ancaman penyebaran Covid-19 varian Omicron.
Dalam video itu tampak ribuan orang berkerumun tak hanya di lantai bawah, lantai dua, dan tiga. Tak tampak ada protokol kesehatan seperti jaga jarak. Manusia berjubel dan berkerumun menjadi satu menyaksikan barongsai beraksi.
Bahkan, beberapa pemain atau crew barongsai tampak tak mengenakan masker. Tak tampak ada petugas atau lainnya yang mengatur pengunjung mal.
Editor: Agus Warsudi