get app
inews
Aa Text
Read Next : Ini 3 Besar Open Bidding Sekda KBB, Siapa yang Dipilih Bupati Hengki?

ADD 2023 bagi 140 Desa di KBB Terancam Tidak Cair gegara Belum Serahkan APBDes

Rabu, 22 Maret 2023 - 12:25:00 WIB
ADD 2023 bagi 140 Desa di KBB Terancam Tidak Cair gegara Belum Serahkan APBDes
Kepala DPMD KBB Wandiana. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Alokasi Dana Desa (ADD) 2023 bagi 140 desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terancam tidak cair. Penyebabnya, 140 desa itu belum menyerahkan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) ke DPMD KBB.

Kondisi itu dikhawatirkan dapat menghambat roda pemerintah dan pembangunan desa dalam satu tahun ke depan. Sebab, selama pengesahan APBDes belum diserahkan, ADD tidak akan turun. 

"Dari 165 desa baru 25 desa yang mengajukan pencairan ADD ke BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah) karena mereka sudah menyelesaikan APBDes dan diverifikasi oleh kami," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) KBB Wandiana, Selasa (21/3/2023).

Wandiana menyatakan, sebanyak 140 desa yang belum merampungkan APBDes diminta segera menyelesaikannya. 

Sebab mengacu kepada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tata Kelola Keuangan Desa, pengesahan APBDes menjadi syarat mutlak pencairan ADD. 

Secara pewaktuan, tutur dia, semestinya pada Februari 2023 pengesahan APBDes sudah dilakukan. Faktanya masih banyak desa yang belum rampung penyusunannya karena saat ini masih dalam tahapan musyawarah desa (musdes), untuk menyusun program kerja untuk dituangkan ke dalam APBDes.

"Paling lambat Maret ini APBDes harus udah selesai. Kalau itu sudah disahkan oleh kepala desa dan BPD, diserahkan ke DPMD dan diverifikasi. Total syarat pencairan ADD ini 14 item dan yang paling pokok adalah APBDes," tutur dia. 

Sementara itu, Kepala BKAD KBB Heru Budi Purnomo mengatakan, besaran anggaran pendapatan yang dikelola oleh pemerintah desa se-KBB pada 2023 yang bersumber dari APBN dan APBD KBB (di luar bantuan keuangan khusus) sebesar Rp406.557.150.000. 

Perinciannya dari APBN untuk pendapatan Dana Desa Rp238.089.429.000 turun 5,81 persen dibanding 2022.

Sementara yang bersumber dari APBD KBB adalah Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp117.376.523.300 naik 8,22 persen dibanding 2022. 

Lalu Bagi Hasil Pajak Daerah (BHPD) Rp49.581.440.000 naik 12,30 persen dari tahun lalu. Untuk Bagi Hasil Retribusi Daerah (BHRD) Rp1.509.757.700 naik 28,72 persen dari 2022.

"Kenaikan pagu anggaran ADD, BHPD, dan BHRD itu merupakan bentuk komitmen Pemda KBB dalam mendukung pembangunan desa dalam percepatan pencapaian SDGs," kata Kepala BKAD Pemda KBB.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut