get app
inews
Aa Text
Read Next : Lantunan Ayat Suci Alquran Iringi Pemakaman Anton Medan di Pesantren At Taibin Bogor

Ada Karangan Bunga Duka Cita dari Ahok di Rumah Duka Anton Medan

Selasa, 16 Maret 2021 - 23:21:00 WIB
Ada Karangan Bunga Duka Cita dari Ahok di Rumah Duka Anton Medan
Komut PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengirimkan karangan bunga duka cita ke kediaman almarhum Anton Medan. (Foto: Antara)

BOGOR, iNews.id - Karangan bunga membanjiri rumah duka Muhammad Ramdhan Effendi alias Tan Kok Liang atau dikenal sebagai Anton Medan di Kompleks Pesantren At Taibin, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/3/2021). Satu di antara sejumlah karangan buka itu datang dari Basuki Tjahaja Purmana atau akrab disapa Ahok.

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) itu mengirimkan karangan bunga duka cita cukup besar.

Selain Ahok, karangan bunga juga datang sejumlah kolega dan pejabat tinggi di Kabinet Indonesia Maju, termasuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Tampak pula karangan bunga dari Bupati Bogor Ade Yasin.

Meski jenazah almarhum sudah dikebumikan pada pukul 09.30 WIB, tapi hingga Selasa (16/3/2021) siang, para kerabat masih nampak mendatangi rumah duka.

Pemilik nama Tionghoa Tan Hok Liang itu dikebumikan di makam seluas 4x4 meter dengan atap tiga tingkat berwarna hijau tua. Makam yang telah siapkan oleh almarhum Anton Medan sejak 2005 itu berdampingan dengan Masjid Tan Kok Liong yang berarsitektur dan berornamen khas China.

Sebelumnya, lantunan ayat suci Alquran yang dibacakan keluarga dan para santri mengiringi proses pemakaman Tan Hok Liang atau Muhammad Ramdhan Effendi atau dikenal Anton Medan. Jenazah Anton Medan disalatkan di  di samping Masjid Jami Tan kok Liong, Pesantren At Taibin, Kelurahan Pondok Rajeg, Cibinong.

Isak tangis keluarga pun pecah ketika jenazah dimasukkan ke liang lahat sekitar pukul 09.30 WIB, setelah dimandikan dan disalatkan pada pagi harinya.

Menantu Anton Medan, Syamsul Bahri mengatakan, Anton Medan telah menyiapkan tempat untuk pemakamannya sejak 15 tahun lalu atau 2005. Makam tersebut memiliki seluas 4x4 meter dengan atap tiga tingkat berwarna hijau tua. 

"Iya. Kami, keluarga memilih (almarhum Anton Medan) dimakamkan di sini karena memang permintaan beliau. Makam ini sudah disiapkan oleh beliau 15 tahun yang lalu," kata Syamsul, kepada wartawan seusai prosesi pemakaman.

Semasa hidup, Syamsul mengatakan almarhum sering berpesan nasihat paling baik adalah kematian. Karena itu, Anton Medan mempersiapkan tempat pemakamannya sendiri.

"Selalu beliau sampaikan kepada kami anak-anaknya bahwa sebaik-baiknya nasihat adalah kematian. Seperti itu yang beliau sampaikan bahwa semua akan ada akhirnya, makanya kita harus berubah," ujarnya.

"Pesan yang beliau sampaikan juga adalah selalu berbagi dan menyampaikan semua bisa berubah. Yaitu kita harus berubah ke arah kebaikan walaupun kita punya masa lalu kurang baik," tutur Syamsul.

Diketahui, mantan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan lahir dengan nama Tan Hok Liang dan kemudian berganti nama Muhammad Ramdhan Efendi setelah memeluk Islam.

Anton Medan lahir di Tebing Tinggi, Sumatra Utara pada 10 Oktober 1957. Almarhum meninggal di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, 15 Maret 2021 pada umur 63 tahun, akibat komplikasi penyakit.

Anton merupakan mantan perampok dan bandar judi yang kini telah bertaubat. Dia pernah menjadi Ketua PITI sejak 2012. Dia memeluk agama Islam sejak 1992. 

Almarhum juga mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Kok Liong. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut