5 Fakta Kasus Pencabulan Siswi SD oleh 4 Pria di Padalarang, Korban Digarap sejak Kelas 1

Adi Haryanto · Sabtu, 04 Juni 2022 - 00:14:00 WIB
5 Fakta Kasus Pencabulan Siswi SD oleh 4 Pria di Padalarang, Korban Digarap sejak Kelas 1
Wakapolres Cimahi Kompol Niko N Adiputra didampingi Kasatreskrim AKP Rizka Fadhila saat meminta keterangan empat pelaku pencabulan kepada siswi SD di Mapolres Cimahi, Jumat (3/6/2022). (Foto/MPI/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id - Tiga pria paruh baya dan satu pelajar SMA ditangkap polisi karena diduga mencabuli siswi SD warga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Para pelaku saling kenal dan bertetangga dengan korban.

Mereka adalah ZF (18) pelajar, EJ (34) buruh harian lepas di kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub KBB, AS (56) wiraswasta, dan HS (44) buruh harian lepas. 

Berikut 5 fakta aksi bejat keempat pelaku yang dilakukan kepada korban:

1. Korban dan Pelaku Saling Kenal
Korban yang masih duduk di kelas enam SD dan para pelaku saling kenal karena mereka bertetangga. Bahkan ada pelaku yang kenal dekat dengan orang tua korban. 

Namun bukannya melindungi dan menjaga korban yang masih belia, para pelaku justru merusak masa depan korban yang masih panjang. Saat ini korban mengalami trauma dan psikologis tertekan. 

2. Terungkap Setelah Korban Cerita ke Guru
Peristiwa tragis ini diketahui oleh gurunya yang curiga melihat perubahan sikap dan perilaku dari korban. Jika biasanya dia terlihat ceria namun akibat pencabulan yang dialami, korban tampak tertekan secara psikis dan trauma. 

Melihat gelagat mencurigakan, guru kemudian mengajak komunikasi dan menanyakan apa yang terjadi. Pengakuan korban di luar dugaan sehingga membuat gurunya kaget dan keluarga melapor ke polisian. 

Aksi cabul pelaku terbilang 'silent' karena meskipun para pelaku bertetangga dan tinggal di satu lingkungan, tapi tidak mengetahui kalau sudah melakukan aksi cabul kepada korban.

Awalnya pelaku Zaki Firmansyah yang melakukan pertama kali. Dari keterangan korban terungkap ada tiga pelaku lain. Namun mereka melakukan aksinya tidak bersamaan dan dilakukan di tempat yang berbeda-beda juga. 

Modus yang dilakukan para pelaku juga berbeda-beda. Ada yang dengan membujuk korban, mengiming-imingi sesuatu, dan ada juga yang memaksa korban. Seperti memberi uang Rp10.000, memberi dan 1 liter susu murn, dan memberi layangan. 

3. Korban Dicabuli sejak Kelas 1 SD
Pengakuan mengejutkan disampaikan oleh pelaku Zaki Firmansyah (18) yang menjadi orang pertama merenggut kesucian korban. Dia mengaku melakukan pencabulan pertama kali saat korban duduk diusia kelas satu SD dan dirinya masih kelas satu SMP.  Terakhir kali pelaku mencabuli korban pada pertengahan Mei 2022 lalu. 

4. Pelaku Beragam Profesi
Pelaku EJ (34) tercatat sebagai buruh harian lepas di kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub KBB. Aksi cabulnya kepada korban dilakukan di tempatnya bekerja saat suasana sepi.

Saat memberikan keterangan, dia mengaku khilaf usai melakukan perbuatan itu. Aksinya dilakukan kepada korban 2021 secara spontan saat mau mengantarnya pulang.

Sedangkan tersangka ZF merupakan pelajar sebuah SMA di Cimahi. Sementara, tersangka AS (56) wiraswastawan, dan HS (44) buruh harian lepas. 

5. Keempat Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
Ancaman hukuman berat menanti para pelaku yang kini sudah ditahan di Mapolres Cimahi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka akan dijerat Pasal 82 Jo Pasal 81 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: