3 Hari Tidur di Emperan Toko, Keluarga dari Jakarta Dievakuasi Tim Covid-19 Tasikmalaya

Asep Juhariyono ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 08:11 WIB
3 Hari Tidur di Emperan Toko, Keluarga dari Jakarta Dievakuasi Tim Covid-19 Tasikmalaya
Evakuasi satu keluarga dari Jakarta di Tasikmalaya, Jabar, Jumat (23/5/2020). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id - Personel Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya mengevakuasi satu keluarga yang datang dari Jakarta, Sabtu (23/5/2020) dini hari. Diketahui, keluarga yang terdiri atas suami, istri, anak perempuan dan seorang balita, sudah tiga hari tinggal di emperan toko di Jalan Selakaso, Kota Tasikmalaya.

Personel Tim Gugus Tugas Kota Tasikmalaya menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan mobil ambulans mengevakuasi empat orang tersebut. Sebelum dievakuasi, kepala keluarga David Wihardja (40) dan tiga anggota keluarganya menjalani rapid test.

Sambil menunggu hasil rapid test, petugas terus melakukan penyemprotan disinfektan ke semua sudut lokasi, termasuk menyemprot kendaraan petugas. Setelah keempatnya dinyatakan negatif, langsung dibawa ke Kantor Dinas Sosial Kota Tasikmalaya.

Diketahui keluarga tersebut sudah tiga hari tinggal di emperan toko di Jalan Selakaso, Kota Tasikmalaya. Mereka datang dari Jakarta menggunakan travel untuk berkunjung ke rumah neneknya.

Saat tiba di Jalan Selakaso ternyata rumah sang nenek sudah dijual dan tidak diketahui secara pasti keberadaan sang nenek. Mereka berusaha mencari ke sejumlah tempat sampai ke daerah Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, namun sang nenek tidak ditemukan.

Selama tiga hari keluarga terse but tinggal di emperan toko di Jalan Selakaso sehingga membuat warga sekitar khawatir. Apalagi pasangan suami istri ini sempat mengeluh mengalami sesak napas dan datang dari wilayah zona merah Covid-19, Jakarta.

Warga sekitar yang resah dan khawatir terpapar virus Corona melapor ke Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Pos Pengamanan PSBB Jalan Gunung Sabeulah. Petugas langsung datang dengan membawa mobil ambulans dan menggunakan APD mengevakuasi keluarga tersebut.


Editor : Nani Suherni