2023 Kereta Cepat Beroperasi, Pengusaha Sebut Begini Kondisi Bisnis Travel di Bandung

Arif Budianto ยท Rabu, 24 Agustus 2022 - 15:52:00 WIB
2023 Kereta Cepat Beroperasi, Pengusaha Sebut Begini Kondisi Bisnis Travel di Bandung
Gerbong dan lokomotif Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah selesai dikerjakan dan sedang dalam perjalanan ke Jawa Barat. (FOTO: tangkapan layar)

BANDUNG, iNews.id - Proyek kereta cepat Jakarta Bandung ditargetkan selesai pada 2023. Lalu bagaimana nasib bisnis travel Bandung-Jakarta yang sejauh ini tumbuh subur yang menghubungkan antardua wilayah tersebut. 

Direktur Utama PT Citra Maharlika Lintas Wahana atau Lintas Shuttle Ori Setianto mengatakan, persaingan bisnis transportasi Bandung-Jabodetabek kedepan akan semakin kompleks. Tak hanya bersaing dengan sesama travel, tapi juga dengan pesawat terbang dan kereta cepat yang sebentar lagi akan beroperasi. 

"Ke depan saingan kami akan semakin  banyak. Tak hanya travel, pesawat, bus, tapi akan ada kereta cepat," kata Ori Setiawan pada acara training bagi driver Lintas Shuttle di Pasteur Drop Point Lintas Shuttle Pasteur, Jalan Djunjunan, Kota Bandung, Rabu (24/8/2022). 

Kendati begitu, dia menyebut, Jakarta Bandung adalah rute gemuk. Cocok untuk pengembangan bisnis shuttle dengan spesifikasi mengantarkan penumpang ke titik atau daerah terkecil. Ini akan menjadi kelebihan tersendiri bagi travel di tengah segera beroperasinya kereta cepat. 

"Kereta cepat itu moda transportasi alternatif, kita tidak head to head dengan kereta cepat. Target marketnya berbeda. Tiket saja kan berbeda, mereka Rp300 ribuan, artinya marketnya berbeda," kata dia. 


Selain itu, rute kereta cepat juga terbatas di dua pemberhentian saja. Sementara travel akan lebih leluasa menjangkau daerah kecil atau pusat kota. 

"Sesekali mereka (penumpang) akan coba kereta cepat, tapi kalau harga lumayan mahal, akan jadi petimbangan juga. Sedangkan penggunaan shuttle adalah pekerja komuter," tutur dia. 

Saat ini, mayoritas penggunaan Lintas Shuttle adalah pelanggan komuter yang bekerja di Jakarta namun tinggal di Bandung. Penumpang ini cukup mendorong volume penumpang harian atau akhir pekan. 

"Nanti September kami optimistis akan kembali naik, karena mahasiswa sudah mulai kuliah. Kami yakin penumpang akan kembali normal seperti sedia kala. Biasanya, penumpang mahasiswa menyumbang hingga 30 persen penumpang kami," ucap dia. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: