2 Warga Bekasi Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan, Polisi Buru Pemasok

Didit Junaidi ยท Rabu, 11 Maret 2020 - 12:48 WIB
2 Warga Bekasi Meninggal Usai Tenggak Miras Oplosan, Polisi Buru Pemasok
Warga berdoa di makam korban miras oplosan di Bekasi, Jawa Barat. (Foto: iNews/Didit Junaedi)

BEKASI, iNews.id - Dua pemuda tewas dan delapan lainnya kritis usai menenggak minuman keras (miras) oplosan, Selasa (10/3/2020). Polisi masih mendalami kasus tersebut.

"Kami masih selidiki ini oplos sendiri atau beli di warung sudah jadi," kata Kapolsek Sukatani, AKP Makmur, Rabu (11/3/2020).

Makmur berpesan agar acara nikahan tersebut tidak dikotori dengan meminum-minuman keras. Dia mengimbau warga menghentikan tradisi buruk itu.

"Tradisi jelek, jangan dilanjutkan," kata Makmur.

Sebelumnya, kedua korban tewas diketahui bernama Agus dan Ridwan, warga Kampung Gandok, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Sedangkan delapan korban lainnya masih dirawat intensif di klinik.

Kepala Desa Sukamakmur, Wawan Kurniawan mengatakan, pesta miras oplosan itu dilakukan 10 pemuda. Mereka berpesta minuman haram di lokasi perkawinan dekat rumah korban, Senin (9/3/2020) malam.

“Salah satu pemuda itu kemudian mencampurkan miras dengan cairan soda serta bahan suplemen. Usai mengonsumsi miras, para korban sempat pulang di rumah masing masing,” katanya.

Namun, Selasa pagi dua korban tewas di rumah masing-masing. Sedangkan delapan lainnya kritis. Polisi kemudian mendatangi rumah korban dan meminta keterangan mereka.

“Polisi sudah mengambil sampel sidik jari korban meninggal. Sejumlah korban yang selamat juga dimintai keterangan atas kejadian tersebut,” katanya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq