get app
inews
Aa Text
Read Next : Anggota Polres Subang Tegang dan Girang Disuntik Vaksin Covid-19

141 Santri Terpapar Virus Corona, Ponpes Asyifa Subang Ditutup

Kamis, 04 Maret 2021 - 17:45:00 WIB
141 Santri Terpapar Virus Corona, Ponpes Asyifa Subang Ditutup
Sebanyak 141 santri di Ponpes Asyifa, Kelurahan Wanaraja, Subang positif terpapar Covid-19. Sebanyak 1.000 lebih santri terpaksa dipulangkan dan balajar mengajar dihentikan. (iNews/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Sebanyak 141 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Asyifa di Kabupaten Subang, Jawa Barat, terpapar Covid-19. Untuk mengantisipasi Covid-19 meluas, pengasuh menutup ponpes dan memulangkan 1.000 lebih santri ke rumah masing-masing.

Sebelum dipulangkan, para santri SMP ponpes berlokasi di Kelurahan Wanareja, Kabupaten Subang yang positif terpapar Covid-19 tersebut, menjalani tes swab. Ponpes Asyifa memiliki santri sebanyak 1.500 yang terdiri dari santri SMP dan SMA.

Proses pemulangan sebanyak 1.000 lebih santri SMP ini dilakukan secara bertahap hingga 7 Maret 2021. Sementara santri SMA sudah sepenuhnya dipulangkan. Kecuali sebanyak 141 santri yang terpapar dan menjalani isolasi di ponpes.

Kepala Klinik Ponpes Asyifa Hasanah mengatakan, dari 141 santri yang terpapar, saat ini 20 orang di antaranya sudah negatif. Sedangkan 121 lainnya masih menjalani isolasi di asrama Ponpes Asyifa dengan penanganan ketat dari ponpes. 

"Semua yang terpapar merupakan santri SMA. Kami setiap hari melakukan pemeriksaan suhu tubuh, saturasi napas, dan menanyakan keluhan siswa," kata Hasanah.

Selanjutnya, pengelola ponpes mendata anak-anak yang bergejala ringan, seperti flu dan batuk. Bagi yang berjala direkomendasikan diperiksa konsulan atau dokter ponpes. "Kebetulan di Ponpes Asyifa ada tiga dokter," ujarnya.

Hasanah memastikan, santri yang terpapar Covid-19 tertangani dengan baik. Dari 141 yang positif terpapar, sebanyak 20 anak telah negatif Covid-19. 

"Proses belajar mengajar untuk sementara kami hentikan. Nanti dilanjutkan dengan PJJ (pembelajaran jarak jauh), sambil menanganangi anak-anak yang terpapar," ucap Hasanah.

Hasanah mengemukakan, pengelola pesantren belum mengetahui penyebab banyak santri terpapar Covid-19. Sebab selama ini, Ponpes Asyifa telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bahkan tidak boleh ada orang tua yang berkunjung dan santri pun tidak boleh pulang semenjak masuk pada September 2020 lalu. 

Sementara itu, Kadinkes Subang dr Maxi mengatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Subang masih tinggi. Penambahan terjadi dari klaster pondok pesantren. 

"Ada satu ponpes yang melaporkan dengan kasus 141 orang (positif terpapar Covid-19. Tapi mereka telah melakukan penanganan dengan baik. Telah dilakukan tracing. Yang negatif dipulangkan. Sedangkan yang positif masih berstatus isolasi di dalam kampus," kata dr Maxi.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut