1.041 Perusahaan di Jabar Terdampak Corona, 62.848 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Antara ยท Kamis, 30 April 2020 - 18:50:00 WIB
1.041 Perusahaan di Jabar Terdampak Corona, 62.848 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan
Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK). (Foto: Sindonews)

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 62.848 pekerja di Jawa Barat (Jabar) terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan. Hal itu akibat industri tempat mereka bekerja terdampak wabah virus corona (Covid-19).

"Dampak COVID-19 ini memang sangat berpengaruh sekali bagi dunia industri, terutama para pekerja. Jumlah pekerja yang dirumahkan dan di-PHK sampai saat ini ada 62.848 pekerja," kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Agus E Hanafiah di Gedung Sate Bandung, Kamis (30/4/2020).

Agus menuturkan saat ini jumlah perusahaan yang terdampak wabah corona di Jabar, sebanyak 1.605. Dari jumlah tersebut, perusahaan yang langsung melakukan PHK dan dirumahkan sebanyak 1.041 perusahaan.

"Jadi rincian sebanyak 666 perusahaan merumahkan 50.187 pekerja dan 375 perusahaan PHK 12.661 pekerja. Sehingga jumlah pekerja yang dirumahkan dan di-PHK sampai saat ini mencapai 62.848 pekerja. Dan memang yang masuk ke Disnakertrans Jabar yang sudah melengkapi nama dan alamat itu sebanyak 49.503 pekerja," kata dia.

Menurut dia, bagi pekerja yang dirumahkan atau PHK disarankan agar mengikuti Program Kartu Prakerja yang disiapkan oleh pemerintah. Namun pekerja tidak semua memahami persyaratan pendaftaran kartu Prakerja.

"Tidak semua masyarakat itu memahami atau memiliki fasilitas untuk daftar online. Karena memang salah satu persyaratannya harus menyampaikan KTP dan KK secara scanner," kata dia.

Seusai petunjuk Gubernur Jabar M Ridwan Kamil dan Kadisnakertrans Jabar M Ade Afriandi, maka pihaknya menyediakan layanan asistensi untuk pekerja yang berminat daftar Program Kartu PraKerja bernama LAUK-PK. Namun pihaknya tidak memiliki fasilitas penunjang.

"Jadi LAUK-PK ini kita selenggarakan di Disnaker, lalu yang kedua kita laksanakana di UPD. Dan kita miliki lima UPD yang ada di Bogor, Karawang, Bandung, Cirebon dan Bandung dan ketiga di balai latihan kerja," kata dia.


Editor : Faieq Hidayat