Warga Kota Sukabumi mendatangi posko untuk menanyakan cara mendaftar di aplikasi MyPertamina sebagai penerima manfaat BBM bersubsidi Pertalite dan solar. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Dharmawan Hadi

SUKABUMI, iNews.id - Sejumlah warga Kota Sukabumi gagal mendaftar di aplikasi MyPertamina sebagai penerima manfaat subsidi Pertalite dan solar. Mereka kecewa lantaran saat datang ke posko Pertamina, hanya mendapatkan informasi.

Semula warga mengira posko Pertamina adalah tempat pendaftaran MyPertamina sebagai penerima manfaat subsidi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite dan solar. Namun ketika didatangi poskotersebut hanya sebagai pusat informasi.

Pertamina memasang 3 tenda di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) 31.431.01 Tipar Gede, Jalan Tipar Gede, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, mulai Jumat (1/7/2022) hingga satu bulan ke depan sebagai pusat informasi pendaftaran penerima manfaat Pertamina. 

Salah satu warga, Yohan Setiawan (39) menceritakan keluhannya mengenai akses pendaftaran melalui website subsiditepat.mypertamina.id dan aplikasi MyPertamina yang tidak bisa diakses sejak malam. Lalu ia mendapatkan informasi bahwa ada tempat pendaftaran yang disediakan di SPBU. 

"Namun, barusan konfirmasi ke posko sini, katanya hanya pendataan aja. Jadi belum secara langsung beli BBM pakai QR Code gitu. Tadi juga saya nanya, gimana kalau yang punya mobil lebih satu. Katanya bisa aja didaftarkan, berapapun mobilnya," ucap Yohan.

Lebih lanjut Yohan mengatakan bahwa menurut petugas yang ada di posko, pendaftaran tetap dilakukan oleh warga secara masing-masing, dan bila ada kesulitan disuruh menunggu karena sistemnya sedang banyak yang akses di hari ini. 

Sementara, Sales Branch Manager Pertamina Sukabumi, Andi Arifin menuturkan, diakuinya sejumlah pengunjung yang menghampiri posko sebagian besar masih menanyakan mekanisme pendaftaran, dan keluhan website yang sulit diakses.

"Memang karena ada beberapa kendala kita akui, pagi ini mungkin orang panik daftar semua. Nanti mungkin bisa refresh, daftar lagi siang, sore, malam, besok, besok lusa masih bisa, nggak mesti hari ini," ujar Andi.

Andi meminta kepada masyarakat tidak perlu khawatir karena pembelian BBM masih dilakukan seperti biasa. Ia menegaskan bahwa ini masih tahap pendataan awal sosialisasi, penyaluran masih normal seperti biasa. Masih bisa beli BBM dengan metode pembayaran seperti biasa. 

"Kalau kesulitan daftar di rumah, disini kita coba bantu. Tadi ada sedikit kendala sinyal yang disampaikan. Wifi gratis kita siapkan, karena beberapa konsumen itu dia datang tapi datanya gak ada. Rencana posko ini sebulanan. Selain disini, posko di Sales Pertamina Sukabumi juga ada," jelas Andi.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT