Petugas menggunakan alat seadanya mencoba memadamkan api yang membakar hutan dan lahan di Gunung Ciremai. (FOTO: iNews/MIFTAHUDIN)

Sampai saat ini, tutur Teguh, belum diketahui berapa luas hutan dan lahan di Gunung Ciremai yang terbakar di atas ketinggian 600 meter di atas permukaan laut (Mdpl) dari Blok Cileutik lalu merembet ke Blok Erpah, Desa Pasawahan. "Api diketahui kembali muncul saat petugas melakukan pemetaan luas hutan dan lahan yang terbakar pada Minggu kemarin," tutur Teguh.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di TNGC, Minggu (25/9/2022) siang. Dalam proses pemadaman, sekitar 100 petugas gabungan yang diterjunkan ke lokasi. "Petugas yang terlibat kurang lebih 100 orang dari unsur TNGC, Masyarakat Peduli Api, Paguyuban Kelompok Tani Hutan, Babinsa, Babinkamtibmas, aparat desa," kata Teguh Setiawan.

Sementara, selama September ini, setidaknya sudah terjadi musibah kebakaran di wilayah TNGC sebanyak dua kali. Awal September lalu, atau 1 September, lahan seluas 7,25 hektare di Blok Pejaten, Kabupaten Kuningan.


Editor : Agus Warsudi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network