CIREBON, iNews.id – Keberadaan kebun kelapa sawit seluas dua hektar di Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang viral di media sosial memantik perhatian serius pemerintah daerah.
Bupati Cirebon, Imron, memastikan akan mencabut seluruh pohon sawit yang baru ditanam tersebut karena dinilai mengancam ekosistem hutan dan ketersediaan air bersih.
Langkah ini diambil setelah lokasi perkebunan mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Peninjauan langsung yang dilakukan Bupati bersama unsur Forkopimda pada Senin (5/1/2026) sore, sempat diwarnai aksi protes puluhan ibu-ibu (emak-emak) warga setempat.
Mereka menolak keras keberadaan pohon sawit di wilayah mereka karena khawatir akan dampak jangka panjang.
"Kami khawatir akan terjadi bencana alam dan krisis air bersih. Keberadaan sawit ini bisa merusak ekosistem hutan yang selama ini menjaga sumber air kami," ujar Deswi, salah seorang warga Desa Cigobang yang ikut dalam aksi penolakan tersebut.
Langgar Edaran Gubernur Jawa Barat
Bupati Cirebon, Imron menegaskan, penanaman sawit di wilayah tersebut tidak sejalan dengan kebijakan lingkungan di Jawa Barat. Terlebih, Gubernur Jawa Barat telah mengeluarkan surat edaran yang melarang pembukaan hutan untuk perkebunan sawit.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait