Salah satu korban keracunan makanan sedang mendapat penanganan medis di Puskesmas Gedong Panjang, Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)
Dharmawan Hadi

SUKABUMI, iNews.id - Sebanyak 19 warga RW 06 Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, diduga keracunan massal, Minggu (7/8/2022). Mereka bergejala sama seperti pusing, mual, muntah dan buang air besar. 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Sukabumi, dr Rita Fitrianingsih mengatakan, Puskesmas Gedong Panjang menerima laporan dari warga adanya kejadian dugaan keracunan makanan tersebut sekitar pukul 14.30 WIB. 

"Dugaan penyebab dari keracunan makanan tersebut berasal dari dodongkal atau awug yang dijual keliling kepada warga. Beberapa warga seusai menyantapnya langsung mengalami pusing, mual, muntah dan diare," ujar Rita kepada MNC Portal Indonesia. 


Setelah menerima laporan tersebut, lanjut Rita, tim puskesmas bersama tim home care, polsek, koramil dan kelurahan langsung melakukan investigasi ke lapangan secara door to door ke rumah korban. 

"Hingga pukul 19.00 WIB, korban berjumlah 19 orang dan 3 di antaranya adalah balita. Sebanyak 18 korban dirawat di rumah yang dipantau oleh tim puskesmas, lalu terdapat 1 korban yang harus dirujuk ke rumah sakit, saat ini sedang dirawat di RS Kartika Kasih Kota Sukabumi," kata Rita. 


Lebih lanjut Rita mengatakan, untuk sampel makanan dan muntah korban, sudah diamankan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan sudah dikoordinasikan juga dengan surveilans Dinkes Provinsi Jawa Barat. 

"Untuk pedagang dodongkal sudah diamankan oleh petugas dari Polsek Citamiang Polres Sukabumi untuk dimintai keterangan terkait adanya kejadian dugaan keracunan makanan ini," ujar Rita. 


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT