BANDUNG BARAT, iNews.id – Tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu dalam operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (1/2/2026). Memasuki hari kesembilan, fokus utama petugas adalah menemukan 10 korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Ratusan personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan kembali disiagakan sejak pagi hari untuk menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban.
Untuk mempercepat proses evakuasi di medan yang tertutup material tanah yang tebal, Tim SAR tidak hanya mengandalkan tenaga manusia. Sebanyak 18 unit alat berat telah diterjunkan ke lokasi bencana untuk mengeruk timbunan tanah.
Selain alat berat, tim K-9 dengan anjing pelacak juga dikerahkan untuk mendeteksi keberadaan jasad di balik reruntuhan dan material longsor.
Hingga saat ini, total temuan korban yang telah dievakuasi mencapai 70 kantong jenazah (bodypack). Pada hari Sabtu kemarin, petugas berhasil menyerahkan 10 kantong jenazah tambahan kepada tim DVI (Disaster Victim Identification) Polri untuk proses identifikasi lebih lanjut.
"Kemarin kami menemukan 10 jasad tertimbun. Dengan penemuan ini, total yang sudah ditemukan ada 70, dan sisa 10 korban lagi yang masih dalam pencarian intensif," ujar Kasi Operasi Kantor SAR Bandung, Muhammad Adip, Minggu (1/2/2026).
Cuaca Mendung Jadi Tantangan Utama
Meskipun pencarian tetap berjalan, faktor cuaca menjadi kendala utama yang sangat berpengaruh terhadap keselamatan personel dan kelancaran operasi.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait