Petugas medis mengevakuasi jasad korban Deni Sakhyana. (Foto: iNews/Ii Solihin)

GARUT, iNews.id - Deni Sakhyana (56) tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya Kampung Maleer, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/6/2021). Deni Sakhyana yang diduga positif terpapar Covid-19 meninggal saat menjalani isolasi mandiri di rumah.

Almarhum Deni memutuskan isolasi mandiri setelah keluarganya terpapar Covid-19. Ibunya meninggal dunia akibat Covid-19 dan adiknya menjalani isolasi di rumah sakit.

Namun, korban yang merupakan warga Desa Dawangsari, Kecamatan Cilawu, Garut tersebut, tinggal sendirian di rumah di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi itu. 

Sehingga tidak ada orang lain yang memantau kondisi kesehatan dan atau memperhatikan kebutuan makan dan minumnya selama menjalani isolasi. Tim gugus tugas Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi saat ini telah mengevakuasi korban. 

Ketua RW 16 Kampung Maleer, Desa Sukasenang Deden Herdi Suhardiman mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat memberi tahu kepada adik iparnya bahwa mengalami sesak napas. 

"Mendapat kabar terkait keluhan itu, adiknya datang dari Bandung ke rumah yang ditinggali almarhum di Kampung Maleer ini karena korban tidak bisa dihubungi," kata Deden Herdi, Jumat (18/6/2021).

Deden mengemukakan, keberadaan pria ini tidak diketahui karena datang ke Kampung Maleer, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi tak melapor ke ketua RT dan RW. "Selain itu, pria ini (korban Deni Sakhyana) juga tertutup dan tidak bergaul dengan warga sekitar.

Sementara itu, Kepala Desa Sukasenang Iwan Ridwan mengatakan, setelah menerima laporan ada warga yang tinggal di wilayahnya meninggal dunia, gugus tugas Desa Sukasenang bersama petugas medis mengevakuasi jasad korban.

"Keluarga takut masuk ke dalam rumah akhirnya meminta bantuan untuk mengecek kondisi korban di dalam. Setelah dicek ternyata korban meninggal dunia di atas tempat tidur," kata KAdes Sukasenang. 

Selain menggunakan alat pelindung diri lengkap, jenazah juga dibungkus plastik sebelum dimasukan kantung mayat. Seluruh petugas disemprot gunakan cairan desinfektan sebelum membawa jenazah menggunakan ambulans. "Jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk proses pemakaman sesuai protokol Covid-19," ujar Iwan.


Editor : Agus Warsudi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network