Kepala MTs Harapan Baru Ponpes Al Quran Cijantung Ciamis Idah Faridah SPd.I menyampaikan permohonan maaf atas tragedi susur sungai yang menyebabkan 11 siswa meninggal dunia. (Foto: Tangkapan Layar Video YouTube)

Saat itu, para korban dari kelas 7 dan 8 sekolah tersebut mengikuti latihan Pramuka berupa susur sungai. Berikut detik-detik peristiwa itu terjadi seperti disampaikan pembina pramuka Ropiah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung Elin.

Kegiatan Pramuka berupa susur Sungai Cileueur, Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, diikuti 150 siswa MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung Ciamis dari kelas 7 dan 8. Anak-anak usia 12 dan 13 tahun itu turun ke sungai dipandu oleh pembina Pramuka, salah satunya, Ropiah. 

Latihan Pramuka MTs Harapan Baru Cijantung dimulai pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan dalam latihan Pramuka itu salah satunya adalah menyusuri lingkungan sekitar sekolah dan susur Sungai Cileueur. 

Sayangnya, kegiatan berisiko tinggi itu tak dilengkapi dengan alat keselamatan lengkap. Akibatnya puluhan siswa hanyut ke tengah sungai dan tenggelam. Dari 21 siswa yang terseret arus dan tenggelam, 10 berhasil diselamatkan. Sedangkan 11 lainnya meninggal dunia. 


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3 4
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network