"Penyebab situasi di dalam yang dapat diinformasikan kepada saya, bahwa masih ada asap yang mengandung CO dan itu masih di ambang batas aman," ucapnya.
Sebelumnya, aparat telah mengevakuasi lima korban meninggal dunia sejak Minggu (18/1/2026). Polisi juga membuka posko orang hilang untuk memudahkan pendataan serta pelaporan dari keluarga korban.
Proses evakuasi sempat mengalami hambatan. Asap yang keluar dari lubang tambang menyulitkan petugas dalam melakukan penyelamatan di dalam area tambang. Hingga kini, sumber dan penyebab munculnya asap di lubang tambang emas Nanggung tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian bersama pihak terkait.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait