Sementara itu, informasi yang diperoleh menyebutkan, total paket nasi yang dibagikan sebanyak 250 kotak. Beberapa jam setelah menyantap nasi kota itu, para korban mengalami gejala mual, pusing, muntah, dan diare.
"Biaya pengobatan para korban ditanggung pemerintah. Karena peristiwa ini adalah musibah," kata Camat Kiarapedes Helmi Setiawan, Jumat (17/11/2023) malam.
Editor : Agus Warsudi
kronologi keracunan kasus keracunan keracunan dugaan keracunan keracunan makanan keracunan massal Kabupaten Purwakarta Kabid Humas Polda Jabar
Artikel Terkait