Ilustrasi PPDB daring (Antara)

BANDUNG, iNews.id - Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) meminta agar rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah awal 2021 ditunda. Mereka menilai, pembelajaran jarak jauh membuat psikologis siswa lebih baik dan aman dari penyebaran Covid-19.

Hasil penelitian Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia yang melibatkan sekitar 15.000 siswa, menemukan bahwa kondisi psikologis siswa yang mengikuti PJJ justru lebih baik dibandingkan mereka yang mengikuti pembelajaran secara tatap muka. PJJ juga ditemukan tidak menimbulkan stres yang lebih tinggi daripada metode pembelajaran lainnya.

Sehingga, menurut Ketua FAGI Jabar Iwan Hermawan, banyaknya keluhan terkait PJJ karena berbagai persoalan yang belum dikuasai siswa, orang tua, dan guru. Menurut dia, kegagalan PJJ selama ini karena sebagian besar guru dan orang tua kurang memahami  regulasi PJJ yang telah di keluarkan oleh Kemendikbud.

Berdasarkan Surat Edaran Sekjen Kemendikbud Nomor 15/2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar sangat disederhanakan. Materi pelajaran direduksi sebagian cukup yang esensinya saja yang diberikan siswa.

"Sayangnya, hasil pengamatan FAGI hanya sebagian kecil guru dan orang tua yang sudah membaca regulasi tersebut. Sehingga pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa, penilaian kinerja guru dan penilaian kinerja kepala  sekolah masih menggunakan instrumen masa normal," terang Iwan.


Editor : Asep Supiandi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network