MAJALENGKA, iNews.id - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) asal Majalengka KH Abdul Chalim diusulkan menjadi Pahlawan Nasional. Usulan itu mencuat dalam seminar Nasional Pengusungan Pahlawan Nasional KH Abdul Chalim di Gedung Yudha Pendopo Majalengka, Kamis (30/3/2023).
Wakil Ketua MPR Yandri Susanto mengatakan, sosok KH Abdul Chalim Leuwimunding sangat layak menjadi pahlawan nasional.
Semua kalangan diharapkan saling berkolaborasi untuk mengusulkan sosok ulama sekaligus tokoh nasional itu menjadi pahlawan.
"Saya akan kawal khusus. Saya juga memiliki hubungan emosional sangat kuat dengan putra beliau Prof Drs KH Asep Saepudin Chalim," kata Wakil Ketua MPR.
"Karena itu saya punya tanggung jawab moral dan mendukung seribu persen pengusulan KH Abdul Chalim ini untuk menjadi pahlawan nasional," ujar Yandri Susanto.
Ke depan, tutur Wakil Ketua MPR, akan berkomunikasi dengan Menteri Sosial (Mensos) Risma. "Saya akan komunikasikan dengan Bu Risma sebagai Menteri Sosial bersama KH Asep (KH Asep Saepudin Chalim) setelah pemberkasan lengkap," tutur Wakil Ketua MPR.
Disinggung waktu pengusulan akan berakhir pada 31 Maret 2023, Yandri tetap optimistis bisa memenuhi semua persyaratan.
"Waktunya tinggal 2 hari nih. Hari ini kerja seminar nasional ini menjadi rekomendasi yang faktual, dibuat segala sesuatunya. Walaupun tidak bisa diantar ke pusat, bisa melalui online dulu, yang penting batas waktunya terpenuhi," tutur Yandri Susanto.
Yandri Susanto meminta Pemkab Majalengka dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan keluarga bisa memanfaatkan waktu dua hari ini agar KH Abdul Chalim menjadi Pahlawan Nasional tahun ini.
"Nah persoalan ada kekurangan sana sini, pemberkasan belum lengkap, itu bisa disusulkan. Batas akhir 31 Maret 2023, (persyaratan yang tertuang dalam) peraturan Kementerian Sosial tadi itu terpenuhi," ucap dia.
Sementara itu, di Kabupaten Majalengka terdapat dua tokoh yang sama-sama bernama KH Abdul Halim. Berdasarkan keterangan dari beberapa literasi, kedua tokoh itu juga memiliki jasa besar untuk Indonesia.
KH Abdul Halim pertama diketahui tokoh Persatuan Umat Islam (PUI). Almarhum telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada masa Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.
Sedangkan KH Abdul Halim kedua, merupakan tokoh NU. Kendati secara pengucapan terkesan sama, tetapi ejaan tokoh yang kedua ini berbeda dengan tokoh PUI. Tokoh NU dari Leuwimunding ini biasa ditulis dengan KH Abdul Chalim. Selain di belakang nama tokoh ini ditambahi Leuwimunding.
Editor : Agus Warsudi
pahlawan nasional gelar pahlawan nasional daftar pahlawan nasional Kabupaten Majalengka majalengka Pemkab Majalengka
Artikel Terkait