Meski berstatus ilegal, Dudung menyebut kondisi teknis kendaraan berdasarkan pengecekan manual masih tergolong layak.
"Untuk kondisi kendaraan, hasil cek manual masih layak, minyak rem volume memenuhi," katanya.
Hingga kini, pihak Polres Majalengka masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Diketahui sebelumnya, kecelakaan terjadi di jalur turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, yang menewaskan tujuh orang dan melukai belasan lainnya. Kasus ini menjadi perhatian serius, terutama terkait maraknya travel ilegal yang beroperasi tanpa izin dan berisiko tinggi bagi keselamatan penumpang.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait