Dua rumah tim sukses calon kepala desa di Cianjur dilempari benda diduga bom molotov menjelang Pilkades oleh OTK. (Foto: Tangkapan layar CCTV).

Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi mengatakan, telah mengerahkan personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur bersama jajaran Polsek Ciranjang untuk mengungkap kasus tersebut.

“Hingga saat ini kami tengah melakukan pendalaman. Tim sudah diterjunkan untuk mencari saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait kejadian tersebut,” katanya.

Beddy mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Dia memastikan masih menyelidiki peristiwa tersebut dan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Terkait isu bom molotov ini, kami akan terus melakukan penyelidikan dan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada masyarakat,” ujarnya.

Terkait dugaan motif politik, Beddy menegaskan bahwa penyidik belum dapat memastikan apakah pelemparan tersebut berkaitan dengan Pilkades di Desa Mekargalih. 

Polisi masih mendalami keterangan saksi dan bukti yang ditemukan di lokasi untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

“Kami belum bisa memastikan apakah kejadian ini berkaitan dengan Pilkades atau tidak. Saat ini masih dilakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan bukti-bukti yang ada, sehingga belum bisa menyimpulkan motifnya,” katanya.

Hingga Minggu (1/11/2026), polisi belum mengungkap identitas pelaku maupun motif pelemparan. Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network