Jenazah korban kini berada di kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematian. Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban, di antaranya benjolan di bagian belakang kepala, memar dan lecet di dahi, memar pada kelopak mata kanan, leher, lengan, siku, serta luka di kedua kaki. Selain itu, terdapat bekas darah di lubang hidung.
“Pemeriksaan awal mengindikasikan adanya luka dalam akibat kekerasan. Namun, kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian,” katanya.
Polisi telah menangkap Ujang Ahmad untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan sementara, dia diduga tersulut emosi karena hasil kebunnya kerap hilang dan memergoki korban saat mengambil labu siam.
Dua buah labu siam yang diduga diambil korban turut diamankan sebagai barang bukti. Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Unit Reskrim Polsek Cugenang.
“Kami masih mendalami keterangan para saksi serta menunggu hasil autopsi untuk mengungkap secara utuh kronologi dan penyebab kematian korban,” ucapnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait