Seorang warga tengah berziarah di makam korban miras oplosan di Kabupaten Tasikmalaya. (Foto: inewsTv/Asep Juhariyono)
Asep Juhariyono

TASIKMALAYA, iNews.id - Sekelompok pemuda di Tasikmalaya menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan dengan campuran alkohol 90 persen dengan obat batuk dan suplemen. Akibatnya empat orang tewas dan tiga lainnya harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Korban tewas yakni Dani (22), Abdul Muhyi (16), Pipin (25) dan Fahmi (22). Semuanya merupakan warga Kampung Cibangun, Desa Tenjonagara,  Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. 

Untuk korban Dani dan Abdul meninggal dunia di rumahnya pada Senin (4/10/2021), sedangkan Pipin dan Fahmi meninggal keesok harinya saat menjalani perawatan di RSUD Singaparna Medika Citrautama. Semua korban oleh keluarga sudah dimakamkan di areal permakaman setempat.

Adapun tiga korban yang masih menjalani perawatan di IGD RSUD SMC, yakni Erwin (30), Andri (25) dan Jajang (18) dan kondisi dua di antaranya masih kritis.

Diketahui, mereka meninggal dunia setelah pesta miras dengan mencampur beberapa bahan hasil racikan sendiri. Begitu minuman tersaji, mereka meminumnya beramai-ramai di kampung tersebut.

Polisi yang mendapatkan informasi terkait adanya orang yang meninggal akibat miras oplosan langsung melakukan olah TKP. Selain mengamankan sejumlah barang bukti polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi-saksi.

"Kasus pesta miras oplosan ini telah menewaskan empat orang. Kamu masih melakukan penyelidikan," ucap Kasat ReskrimPolres Tasikmalaya Kota, AKP Hario Prasetyo Seno. 


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT