Kondisi rumah milik Ahmad yang terbawa longsor. Tampak tembok masih menggantung di bibir tebing. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Dharmawan Hadi

SUKABUMI, iNews.id - Rumah semipermanen dua lantai milik Ahmad (60), di Kampung Warungkalapa RT 01/01, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, ambruk. Peristiwa ini terjadi lantaran rumah itu berdiri di bibir tebing yang tergerus arus air Sungai Cipelang.

Akibat peristiwa itu, Ahmad dan keluarganya mengungsi ke rumah saudaranya. Rumah yang dihuni tujuh jiwa tersebut ambruk pada Kamis 13 Oktober 2022 sekitar pukul 19.00 WIB saat terjadi hujan deras dan aliran Sungai Cipelang sedang meluap. 

"Pada malam Jumat (Kamis malam) kan hujannya gede (deras) hingga Sungai Cipelang juga meluap. Tiba-tiba saya mendengar suara gemuruh yang sangat kencang. Ketika dilihat rumah saya sudah ambruk sebagian," kata Tati (58), istri Ahmad, kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Sabtu (15/10/2022). 

Posisi tebing yang berada di belokan tajam aliran sungai, ujar Tati, sedikit demi sedikit tergerus arus air Sungai Cipelang. Apalagi dalam bulan ini, hujan deras terus menerus mengguyur kawasan Lembursitu sehingga aliran Sungai Cipelang semakin kuat. 

"Tidak ada korban, karena sudah dua minggu sebelum kejadian ambruk, rumah saya sudah dikosongkan. Semua anggota keluarga pindah ke rumah anak saya tidak jauh dari rumah saya yang ambruk itu," ujar Tati. 

Tati menuturkan, kerugian ditaksir sekitar Rp70 juta. Dia bersama suami dan kelima anaknya tidak memungkinkan untuk kembali mengisi rumah tersebut karena takut kembali longsor. 

"Kalau bantuan mah belum ada, tapi yang foto-foto rumah saya mah banyak. Dari dulu sebelum ambruk bilangnya survei, tapi tidak tahu belum ada yang ke sini lagi. Saya juga mengharapkan bantuan, mau apa pun itu bantuannya," tutur Tati. 


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT