Asep, Ketua RT 04 Kalilunyu Kelurahan Argasunya mengeluhkan air sumur yang diduga tercemar limbah TPA. (Foto: MPI/Muslimin)

Keluhan serupa disampaikan Sri Hayati, warga yang sudah 2 tahun menutup sumurnya karena kualitas air yang memburuk.

"Sudah 2 tahun sumur saya tutup. Airnya keruh, baunya menyengat. Waktu saya pakai buat mandi dan mencuci, kulit saya malah gatal-gatal," katanya.

Untuk keperluan konsumsi dan sanitasi, warga kini harus membeli air galon isi ulang setiap bulan.

"Ya, mau nggak mau beli air galonan. Soalnya nggak ada pilihan lain," ucap Sri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak DLH atau Pemerintah Kota Cirebon terkait dugaan pencemaran air ini.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network