Motor kedua, ujar Zakaria, dikendarai satu orang dengan mengacung-acung senjata tajam jenis celurit berukuran besar. Motor ketiga dikendarai oleh dua orang yang mengikuti dua motor di depannya. Setelah melakukan aksi penyerangan ketiga motor tersebut kabur ke arah berlawan menuju Ciaul.
"Saya yang mengalami luka sobek di barang dan mata membuat darah mengucur membasahi muka dan badan. Lalu saya diberi tissue oleh pedagang bandros yang berada tepat di depan lokasi kejadian. Tidak lama ada rekan sesama sopir yang membawa saya ke Bunut (RSUD R Syamsudin SH) dengan angkotnya dan angkot saya ditinggal di lokasi kejadian," ujar Zakaria.
Zakaria menuturkan, tidak mendapatkan pengobatan dengan dicuci pada bagian luka dan lalu diperban oleh petugas medis. Setelah itu, dia mengambil mobil di lokasi kejadian dan pulang ke rumah di Kebonpedes. Kejadian tersebut membuat syok keluarganya.
Editor : Agus Warsudi
Aksi Brutal Geng Motor anggota geng motor geng motor berulah geng motor serang warga Kebrutalan geng motor korban geng motor penangkapan geng motor penyerangan geng motor kota sukabumi
Artikel Terkait