Kader DPC PPP KBB giat melakukan penetrasi hingga ke tingkat ranting. Mereka meminta para elite PPP tidak membuat ribut yang justru akan mengecilkan partai. (Foto: Dokumentasi/DPC PPP KBB)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Sejumlah pengurus partai di daerah bereaksi terkait kabar internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dikabarkan sedang bergejolak. Salah satunya seperti disuarakan oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Bandung Barat (KBB) Samsul Ma'arif.

Samsul Ma'arif sangat menyayangkan ada kelompok internal partai yang menamakan diri Gerakan Penyelamat PPP. "Saya pikir tidak elok dan tidak perlu lah kalau urusan tidak puas dengan komposisi Pengurus Harian DPP, harus bikin Gerakan Penyelamat PPP atau apalah namanya. Tantangan ke depan itu sangat berat, parliamentary threshold 5 persen. Jadi jangan gaduh lah," ucapnya. 

Mereka juga berwacana menggelar muktamar tandingan itu, ujar Samsul, ibarat sebuah lelucon karena pesertanya siapa. Para DPC yang menjadi peserta muktamar lalu, sudah memilih Suharso Monoarfa secara aklamasi dan memilih para anggota formatur dengan sangat lancar dan demokratis.

Terkait ketidakpuasan dengan susunan pengurus itu adalah hal biasa. Sebab saat mereka yang protes menjadi pengurus pun, juga ada yang merasa tidak puas tapi tidak dibesar-besarkan. Lain soal ketika misalnya, ada ketua DPW yang sedang bekerja sangat baik dan giat lalu dipecat, baru wajar kalau melakukan protes. 

"Sudahlah beri kesempatan Pak Harso dan seluruh jajarannya bekerja. Mari fokus mengurus partai, jangan membuat imej PPP ini partai penuh konflik. Kami di DPC sedang semangat membentuk ranting-ranting, keluar masuk kampung. Jadi jangan dikotori dengan berita yang membuat kader akar rumput bingung," pungkasnya.


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network