BANDUNG, iNews.id – Perjuangan Agus Sutisna, petugas keamanan (satpam) SMAN 1 Banjaran yang nekat meloncat ke Sungai Cibanjaran demi menyelamatkan siswi yang hanyut berakhir duka. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Agus dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/4/2026) siang.
Jasad pahlawan sekolah ini ditemukan tersangkut di akar pohon bambu, cukup jauh dari lokasi awal dirinya melompat untuk menolong sang siswi.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bandung, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan menemukan jenazah Agus di aliran sungai kawasan Kampung Bajra, Desa Tarajusari. Lokasi penemuan ini berjarak kurang lebih empat kilometer dari titik awal korban meloncat di Kampung Girang Deket, Desa Banjaran.
Saat ditemukan, kondisi korban dalam posisi telungkup dan tersangkut di antara akar pohon bambu yang menjuntai ke aliran sungai.
"Korban berhasil ditemukan tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan penyisiran intensif sejak kejadian awal," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat.
Proses pencarian Agus tidaklah mudah. Petugas gabungan mengaku sempat mengalami kendala teknis di lapangan. Selain arus Sungai Cibanjaran yang masih sangat deras akibat intensitas hujan, banyaknya material akar pohon dan sampah di sepanjang aliran sungai menghambat laju perahu karet petugas.
"Material akar pohon di pinggiran sungai cukup banyak, sehingga tim harus ekstra hati-hati dalam menyusuri sungai menggunakan perahu," katanya.
Insiden memilukan ini bermula saat Agus Sutisna melihat seorang siswi SMAN 1 Banjaran bernama Gina terseret arus sungai yang meluap. Tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, Agus langsung meloncat ke dalam sungai untuk berusaha menarik Gina ke tepian.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait