Dia juga menyebutkan beberapa kali terlibat pertempuran di Bandung, Cikalongwetan dan Purwakarta. Semua yang dilakukannya itu sebagai bentuk perjuangan merebut kemerdekaan. Beberapa kali ditugaskan melakukan pengintaian di sekitar daerah Sasak Saat dengan berbekal senjata laras panjang.
"Pernah dibom dan hampir saja terkena ledakannya. Begitu ada bom langsung tiarap, sekujur tubuh penuh dengan tanah," kata dia.
Mendengar cerita dari Temang seperti itu Dedi pun takjub sekaligus bersukur masih bisa bertemu dengan veteran pejuang Kemerdakaan RI. Sebab pelaku-pelaku sejarah saat ini sudah banyak yang tiada. Selain itu Temang masih sehat walafiat meski mengalami keluhan sakit akibat infeksi pada luka di kaki.
"Jadi Bapa pernah kena tembak sepuluh kali," tanya Dedi kembali bertanya untuk meyakinkan.
Sebagai bentuk apresiasi, Dedi pun menghubungi dokter agar datang mengobati luka Temang. Beberapa lama berdialog Dedi pun sungkem untuk pamit.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait