Isu kekerasan dalam rumah tangga dan pembunuhan memicu protes di Prancis pada 2019. Para aktivis mengeluhkan bahwa perempuan yang berusaha melaporkan pasangan yang melakukan kekerasan domestik kepada polisi sering kali ditolak.
Tahun itu, 146 wanita dilaporkan dibunuh oleh suami atau pasangannya, meningkat 21 persen dari tahun sebelumnya. Setelah protes, pemerintah memperkenalkan penggunaan gelang elektronik untuk memperingatkan para korban ketika penyerang mereka berada di dekatnya. Pada 2020, jumlah pembunuhan turun menjadi 90 orang.
Editor : Agus Warsudi
korban pembunuhan kasus pembunuhan sadis kasus pembunuhan pelaku pembunuhan pelaku pembunuhan sadis pembunuhan mama muda Mamah muda kriminalitas di prancis
Artikel Terkait