Rumah Hendra Gunawan (29) warga Kampung Cibarengkok RT 04/10, Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, KBB, yang ambruk akibat bangunannya sudah lapuk pada Sabtu (24/9/2022) pagi. (Foto/Dok.Warga)
Adi Haryanto

BANDUNG BARAT, iNews.id - Rumah milik Hendra Gunawan (29) warga Kampung Cibarengkok RT 04/10, Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk, Sabtu (24/9/2022) pagi. Penghuni rumah selamat meski nyaris tertimpa puing.

Penyebab rumah tersebut ambruk diduga karena tiang bangunan tidak layak huni tersebut sudah lapuk akibat termakan usia. Kejadian ini sempat membuat pemilik rumah kaget dan langsung berlari menyelamatkan diri ke halaman rumah.

"Rumah tiba-tiba ambruk, padahal enggak ada hujan atau angin kencang. Ya mungkin karena material rumah sudah lapuk," kata seorang penghuni rumah, Hendra Gunawan (29) kepada wartawan. 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu dia bersama dua penghuni rumah lainnya baru selesai menunaikan ibah salat subuh. Tiba-tiba dari bagian bekang dapur terdengar suara benda terjatuh diiringi suara kayu patah. 

Sontak hal itu membuat kaget sehingga dia dan keluarganya lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Sebab ada kekhawatiran semua bangunan rumah ikut ambruk setelah bagian belakangnya runtuh.

"Alhamdulilah semua anggota keluarga selamat karena pas denger suara genteng berjatuhan, langsung cepat ke luar rumah," tandasnya. 

Dirinya menduga selain bangunan lapuk, pemicu rumah itu runtuh diduga akibat hujan deras yang melanda wilayah Cipatat pada beberapa pekan terakhir. Imbasnya, kayu-kayu penyangga bangunan yang sudah keropos tidak kuat menahan beban.

Ketua RW 10 Desa Ciptaharja, Opa mengatakan, bersama warga sudah melakukan kerja bakti untuk mengevakuasi barang-barang penghuni rumah yang masih tertimbun reruntuhan. Sedangkan untuk sementara, pemilik rumah diungsikan ke kerabatnya. 

"Pemilik rumah mengungsi dulu ke rumah kerabatnya sambil menunggu proses pembersihan material bangunan yang ambruk," kata Opa yang berharap ada bantuan dari pemerintah untuk perbaikan karena pemiliknya merupakan keluarga kurang mampu.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT