BANDUNG, iNews.id - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan TInggi (Kejati) Jabar mengusut dugaan korupsi dana hibah bernilai miliaran rupiah yang digelontorkan Pemkot Bandung ke Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bandung. Walapun kasus telah naik dari penyelidikan ke penyidikan, tetapi Kejati Jabar belum menetapkan tersangka.
"Belum ada tersangka (dalam kasus ini). Penyidikan dilakukan untuk mencari tersangka," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jabar Dodi Gazali Emil kepada wartawan, Selasa (29/3/2022).
Dodi Gazali Emil menyatakan, ada dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bandung yang dananya bersumber bersumber dari hibah Pemkot Bandung tahun anggaran 2017, 2018, dan 2020.
Perincian besaran dana hibah yang dikucurkan Pemkot Bandung untuk kegiatan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bandung itu, pada tahun anggaran 2017 sebesar Rp2,5 miliar; 2018 Rp2,5 miliar; dan 2020 Rp1,5 miliar. Total dana hibah yang mengalir ke Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bandung sebesar Rp6,5 miliar.
Untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi, ujar Kasipenkum, penyidik tengah memeriksa sejumlah pejabat Pemkot Bandung. Sebanyak 19 orang terkait pengucuran dana hibah itu telah diperiksa penyidik.
"Penyelidikan telah dilaksanakan sejak 14 Februari 2022. Sekarang sudah naik ke penyidikan. Sebanyak 19 orang yang merupakan pengurus Pramuka dan pejabat Pemkot Bandung," ujar Dodi Gazali Emil.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tutur Kasipenkum Kejati Jabar, penyidik mendapatkan dua alat bukti hingga meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan. Dalam tahap penyidikan ini, penyidik akan melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak terkait.
Bahkan tak menutup kemungkinan, saksi yang sudah diperiksa akan dipanggil lagi. "Menurut rencana, para saksi terkait perkara akan dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan mulai minggu depan," tutur Kasipenkum. AGUS WARSUDI
Editor : Agus Warsudi
kota bandung pemkot bandung dana hibah kasus dana hibah korupsi dana hibah kasus korupsi kasus dugaan korupsi
Artikel Terkait