Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau RS Al Ihsan Baleendah, Kabupaten Bandung terkait keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19. (Foto: Istimewa)

Selain itu, tutur Gubernur, pihaknya mengerahkan sekitar 300.000 relawan berbasis RT yang bertugas menelusuri orang yang terkonfirmasi Covid-19. "Mereka terus memperbarui laporan atau temuan kasus melalui sistem digital tracer. Data ini kemudian disampaikan oleh koordinator untuk dilaporkan kembali ke pusat berbasis puskesmas," tutur Gubernur. 

Tidak hanya itu, kata Kang Emil, Satgas Covid-19 Jabar juga terus berupaya meningkatkan kapasitas laboratorium kesehatan (labkes). Saat ini, kapasitas pengecekan di 126 labkes yang tersebar di Jabar mencapai 25.000 sampel per hari. "Kami menargetkan kapasitas bisa terus naik hingga empat kali lipat dari yang ada saat ini," ucap Kang Emil. 

Meski begitu, dia mengakui tingkat kematian pasien Covid-19 di sejumlah daerah di Jabar terbilang masih tinggi. Tiga daerah dengan tingkat kematian tertinggi, yakni Garut, Karawang, dan Tasikmalaya.

"Tingkat kematian kita (Jabar) di 1,5 persen per hari ini, cukup naik dari dari minggu sebelumnya 0,08 persen. Ada tiga kota kabupaten yang tingkat kematiannya tertinggi, yakni Kabupaten Garut 4,08 persen, Karawang 4,02 persen dan Tasikmalaya 3,51 persen," ujarnya.


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network