Pemkab Karawang menurunkan alat berat untuk merelokasi pedagang Pasar Rengasdengklok. Namun ratusan pedagang menolak rencana relokasi itu. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)
Nilakusuma

KARAWANG, iNews.id - Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mengusulkan Pemkab Karawang agar memberikan subsidi 50 persen bagi pedagang untuk membeli kios. Usulan tersebut menyusul penolakan dari pedagang atas rencana relokasi Pasar Rengasdengklok ke lokasi baru.

"Pemkab Karawang harus memahami kondisi ekonomi pedagang pasar yang masih terdampak Covid-19. Pedagang pastinya menolak relokasi karena membebani mereka untuk membeli kios baru. Makanya, saya sarankan Pemkab memberikan subsidi 50 persen dari harga kios baru yang mencapai Rp64 juta per kios. Subsidi ini aja meringankan pedagang yang pada gilirannya mereka mau pindah," kata Ketua Komisi II DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Jati, Kamis (17/11/2022).

Menurut Rahmat, Pemkab Karawang harusnya memberikan kemudahan kepada pedagang pasar agar mau direlokasi. Salah satunya dengan memberikan subsidi itu. "Jangan hanya kepentingan investor yang dibela. Ada kepentingan pedagang yang harus juga dibela," katanya.

Rahmat mengaku dia akan mengawal ratusan pedagang Pasar Rengasdengklok agar mendapat subsidi dari pemerintah. Bahkan dia sudah menugaskan pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Karawang, di mana dia menjadi Ketua DPC PKB Karawang untuk memperjuangkan hingga pemerintah benar-benar memberikan subsidi. 

"Jajaran PKB Karawang sudah turun ke lapangan untuk memperjuangkan nasib pedagang pasar Rengasdengklok," ujarnya.


Menurut Rahmat, pemerintah tidak memiliki solusi lain merelokasi ratusan pedagang, kecuali memberikan subsidi. Namun jika pemerintah tetap memaksa agar pedagang pindah maka potensi bentrok bisa terjadi. 

"Rencana relokasi pasar Rengasdengklok sudah bertahun-tahun dilakukan tapi tidak pernah realisasi. Karena pemerintah tidak mau korban demi pedagang," ucapnya.   




Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT