Perumahan tersebut tercatat sudah tiga kali terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi dan meluapnya aliran Kali CBL. "Ini adalah banjir yang ketiga sejak tanggal 22 (Januari) dan sekarang adalah tanggal 29 (Januari)," ujar Sekdes Sukamekar, Taufik Hidayat Nur.
Ratusan warga kini telah dievakuasi ke tiga titik lokasi pengungsian, yaitu kantor desa, gedung sekolah dasar, dan mushola. Mereka berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, matras, perlengkapan, serta kebutuhan bayi.
"Ini adalah Kantor Desa Sukamekar yang telah dipenuhi oleh pengungsi yang menjadi korban banjir dari luapan Kalo CBL," ucapnya.
Sementara itu, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan kondisi air semakin parah, BPBD Kabupaten Bekasi tetap bersiaga di lokasi banjir dengan perahu karet untuk mengantisipasi keadaan darurat.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait