Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu hoaks terkait potensi gempa susulan maupun ancaman tsunami yang tidak bersumber dari lembaga resmi berwenang seperti PVMBG dan BMKG.
Sebelumnya, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan, rangkaian gempa susulan diperkirakan masih akan berlangsung selama tiga hingga empat minggu setelah gempa utama.
"Aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan. Jumlah gempa per 24 jam tercatat 704 kejadian pada hari pertama, meningkat menjadi 746 pada hari kedua, kemudian berkisar 668, 649, dan 627 kejadian pada hari ketiga hingga kelima, namun naik lagi menjadi 802 kejadian pada hari keenam," kata Wijayanto.
Berdasarkan hasil monitoring BMKG, sejumlah gempa susulan menimbulkan guncangan signifikan dengan intensitas IV-VI MMI yang dirasakan kuat oleh masyarakat setempat.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait