Polisi mengungkap motif pembunuhan sopir taksi online di Kabupaten Sumedang. (Foto: iNews TV)

SUMEDANG, iNews.id – Satreskrim Polres Sumedang mengungkap motif sementara di balik pembunuhan tragis sopir taksi online bernama Yogi Saparudin.

Korban sebelumnya ditemukan tewas mengenaskan dan terkubur di kawasan Perkebunan Teh Margawindu, Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Usep Sudirman menjelaskan, dua tersangka terkait aksi keji tersebut telah ditangkap yakni, ADS (30) serta MIN (17) yang masih berstatus sebagai pelajar.

Aksi pembunuhan berencana ini dipicu oleh persoalan utang piutang sebesar Rp25 juta yang ditagih oleh kedua tersangka kepada korban. 

Peristiwa bermula saat tersangka ADS memesan jasa taksi online milik korban melalui aplikasi. Dalam pertemuan pertama, sempat terjadi cekcok mulut saat keduanya membahas perihal utang. 

ADS kemudian memesan kembali layanan taksi online korban dengan mengajak MIN, lalu memancing korban menuju kawasan galian tambang di kaki Gunung Tampomas, Cimalaka, dengan dalih perbaikan alat berat. 

“Penganiayaan berat dilakukan pada malam hari. Korban diikat menggunakan tali tambang dan lehernya dijerat dengan kabel baja. Setelah itu, jasad korban dikubur di kebun teh,” katanya, Senin (12/10/2026).

Selain dipicu utang, polisi menduga aksi pembunuhan ini telah direncanakan secara matang karena para tersangka berniat menjual mobil milik korban dan membagi hasil penjualannya.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network