Tim DVI Polda Jabar melakukan identifikasi korban longsor Cisarua menggunakan data ante-mortem dan pemeriksaan DNA. (Foto: dok Polri)

Berdasarkan analisis tim forensik dan DVI, kerangka manusia tersebut diperkirakan telah berusia lebih dari 1 tahun sehingga tidak berkaitan dengan kejadian longsor yang baru terjadi.

Polda Jabar menduga tulang-belulang itu berasal dari makam keluarga yang terdampak longsor dan terbawa pergerakan tanah maupun aktivitas alat berat selama proses evakuasi berlangsung.

Dalam proses identifikasi korban longsor Cisarua, Polda Jabar juga menemukan kasus khusus, yakni satu jenazah yang sempat berada di dua kantong jenazah berbeda. Setelah dilakukan pencocokan data forensik, kedua kantong tersebut dipastikan berasal dari satu jenazah yang sama.

"Terdapat satu jenazah yang teridentifikasi sama dengan jenazah pada kantong lainnya sehingga dari dua kantong jenazah tersebut kami satukan, karena hasil identifikasi menunjukkan jenazah yang sama," katanya.

Dengan perkembangan tersebut, hingga kini masih terdapat 13 jenazah yang belum teridentifikasi dan masih menjalani proses identifikasi lanjutan.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network