Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 1 Mundu, Ijat Danajat menyampaikan, terus berkoordinasi dengan keluarga, pihak kapal dan tim SAR untuk memantau perkembangan pencarian.
Setelah Reyhan dilaporkan hilang, pihak kapal berupaya menarik kembali jaring yang digunakan untuk menangkap ikan. Namun, tubuh siswa tersebut tidak ditemukan. Jaring beserta pemberatnya diduga menyeret Reyhan ke dalam laut.
"Jadi sekarang posisinya masih dalam proses pencarian," ucap Ijat.
Hingga kini, tim SAR gabungan bersama sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian masih melakukan pencarian. Pemerintah desa juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan tim SAR agar keberadaan Reyhan segera diketahui.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait