Dedi menilai, koordinasi dengan dinas terkait sangat penting. Pasalnya, pendapatan yang bisa diraih memiliki banyak faktor, satu di antaranya pertumbuhan ekonomi dan inflasi.
“Sekarang yang harus diperhatikan adalah menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Secara strategi dari kami pasti ada percepatan dengan adanya kenaikan target. Momentumnya sangat baik sejak pandemic Covid-19 berakhir,” tutur Dedi.
Berdasarkan data hingga 30 Juni 2023, pendapatan daerah sudah mencapai Rp16,55 triliun atau 48,48 persen dari target pendapatan sebesar Rp34,15 triliun.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait