Penemuan dua granat nanas di kebun porang oleh petani. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)
Asep Juhariyono

TASIKMALAYA, iNews.id - Petani porang di Kampung Babakan Cikareo, Kelurahan/Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya menemukan dua granat aktif. Bahan peledak itu ditemukan saat petani memanen porang.

Beruntung, dua granat nanas yang telah berkarat tersebut tidak terbentur cangkul. Jika terkena benturan keras logam, tak menutup kemungkinan granat yang diduga sisa Perang Dunia II itu meledak dan dapat berakibat fatal.

Dikutip dari Tasikmalaya.iNews.id, bahan peledak itu ditemukan oleh petani porang, Ateng (54) pada Senin (6/6/2022). Ateng mengatakan, saat sedang memanen porang, garpu yang digunakan untuk menyangkul tanah menganai dua bongkahan logam.

Setelah diamati, ternyata benda logam itu dua granat. Kemudian Ateng melaporkan temuannya ke Bhabinkamtibmas Polsek Cibeureum dan Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (7/6/2022). 

“Semula saya tidak tahu itu granat. Setelah dilihat lebih teliti ada cincin kecil yang merupakan kuncinya, saya baru sadar, itu granat,” kata Ateng, di lokasi penemuan granat

Ateng menyatakan, kedua granat tersebut terkubur di bawah tanaman porang dengan kedalaman sekitar 50 centimeter (cm). Setelah dibersihkan dari tanah yang menempel, dua granat nanas kemudian disimpan di bawah pohon porang. “Waktu menyangkul tanah, dua granat ikut terangkat ke pemukaan. Terus saya simpan di bawah pohon porang dan lapor ke polsek,” kata dia. 

Sementara itu, Kapolsek Cibeureum AKP Yusuf Setyanto mengatakan, dua granat nanas ditemukan sekira pukul 12.00 WIB oleh warga yang sedang bertani. "Granatnya diduga masih aktif. Untuk pengamanan kami koordinasi dengan Polres Tasikmalaya Kota," kata Kapolsek Cibeureum.

AKP Yusuf Setyanto menyatakan, granat diamankan dengan cara diikat dengan lakban dan ditutup dengan pasir dalam ember. Dua granat tersebut diamankan ke Mapolres Tasikmalaya Kota.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT