Kondisi istrinya yang semakin memburuk. Dari payudaranya keluar darah serta mengeluarkan mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi seperti itu terus dialami istrinya.
“Saya memohon kepada siapa saja, pemerintah ataupun dermawan yang mempunyai rezeki yang lebih untuk dapat membantu biaya pengobatan istri saya, terus terang saya butuh,” kata Anang menceritakan kesedihannya.
Saat ini Anang tidak bisa berobat memakai BPJS karena menunggak. “Jumlah yang harus dibayar kurang lebih Rp11 juta, karena setelah jatuh perekonomiannya tidak mempunyai uang untuk membayarnya,” ucapnya.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait