"Jadi vaksinnya juga tiga kali hingga booster, makanya perhitungan kami butuh hingga 100 ribu dosis," ujar Husni Thamrin.
Kepala Dispernakan KBB menuturkan, sapi yang terpapar LSD, biasanya akan mengalami penurunan produksi susu secara signifikan.
Lalu nafsu makannya menurun, mengalami demam tinggi antara 40 derajat Celcius, serta menimbulkan lesi/kerusakan pada kulit hewan (seperti cenang/bisul hampir di seluruh tubuh hewan).
Virus LSD tidak bersifat zoonosis sehingga tidak menular kepada manusia. Maka dari itu peternak jangan khawatir apalagi sampai tergesa-gesa menjual hewan ternaknya sebab, hewan ternak yang terpapar LSD bisa ditangani karena tingkat kesembuhannya juga tinggi.
"Peternak juga diimbau agar tetap menjaga kebersihan kandang dan segera ternak mereka diberi vaksin supaya terhindar dari paparan penyakit LSD," tutur dia.
Editor : Agus Warsudi
peternak sapi ternak sapi hewan ternak sapi ternak sapi terjangkit penyakit lsd penyakit LSD bandung barat kabupaten bandung barat pemkab bandung barat sapi perah
Artikel Terkait