Setelah mendapat laporan dari warga, AKP Sahono pun mengerahkan anak buahnya untuk melakukan pencarian. Penyelidikan terhadap kasus yang sering menimpa peternak kerbau di Singajaya itu pun digelar.
"Setelah kita menelusuri jejak tapak kaki kerbau dengan menempuh jarak sekitar 5 km, ditemukan bekas tapak kaki ternak di kebun Blok Margahayu, Desa Girimukti. Di lokasi itu ditemukan seekor kerbau betina masih hidup terikat pada pohon, sementara satu ekor lagi sudah mati ditutupi kain sarung," paparnya.
Maling yang beraksi dalam kasus ini tampaknya sudah sangat profesional. Selain telah mengetahui sasarannya, para pelaku kriminal ini sudah mempersiapkan sejumlah alat yang akan digunakan untuk melancarkan aksinya.
Hal ini tampak dari hasil kejahatan yang dilakukan, yakni mereka membekali diri senjata tajam berupa pisau atau golok untuk menyembelih dan memotong ternak.
Tidak hanya itu, aksi yang dijalankan terbilang rapi karena kawanan maling menyumpal mulut ternak dan menguncinya dengan ikatan agar tak bersuara saat dibawa kabur.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait