Tim SAR gabungan menyisir sungai untuk mencari dan menemukan Niko Malik Nugraha yang hilang terseret arus air drainase. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Dharmawan Hadi

SUKABUMI, iNews.id - Hari kedua operasi pencarian anak yang hanyut di saluran air perumahan Bumi Cisaat Pratama RT 43/13, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, masih nihil atau belum membuahkan hasil. Pencarian diberhentikan sementara pada Kamis (13/10/2022) pukul 17.00 WIB. 

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi Suryo Adianto mengatakan, pencarian di hari kedua ini titik terakhir berada di Lembursitu atau sekitar 7 kilometer dari tempat kejadian musibah (TKM). 

"Terkait kendala tim yang ada di lapangan, yaitu, turun hujan dan membahayakan temen-temen yang ada di aliran sungai saya putuskan ditarik sementara dan kita lakukan proses pemantauan visual di pinggiran kali," kata Suryo kepada MNC Portal Indonesia (MPI). 

Suryo menyatakan, pencarian akan dilaksanakan selama 7 hari dan diberhentikan sementara ketika mencapai pukul 17.00 WIB tiap harinya, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan oleh Basarnas. 

"Kita akan mencari sampai sebatas kemampuan tim dalam pencarian ini karena memang terkait cuaca yang masih suka berubah ubah terkait hujan, jadi ada keterbatasan kita terkait hal tersebut," ujar Suryo. 

Diberitakan sebelumnya, seorang anak yang sedang bermain air di waktu hujan turun, terbawa arus deras di aliran drainase di perumahan Bumi Cisaat Pratama RT 43/13, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (12/10/2022) sekira pukul 15.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun, korban bernama Niko Malik Nugraha (7) warga Komplek Agraria RT 12/04, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada saat kejadian korban sedang bermain ke perumahan Bumi Cisaat Pratama bersama teman-temannya. 


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT