Pembangunan Pasar Tagog Padalarang belum selesai 100 persen, namun sebagian pedagang sudah banyak yang mengisi lapak karena mengejar momentum munggahan. (Foto: Dok.MPI)
Adi Haryanto

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pengerjaan Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ternyata belum rampung 100 persen. Adanya pedagang yang sudah pindah dan berjualan, merupakan inisiatif mereka yang tak ingin kehilangan momentum bulan puasa.

Perwakilan dari pengelola PT Bangun Bina Persada selaku kontraktor pelaksana pembangunan pasar, Daryo mengatakan, pembangunan pasar hingga saat ini belum semuanya rampung. Pasalnya, masih ada beberapa kios yang masih dalam proses pengerjaan finishing.

"Pedagang yang sudah jualan di sini (Pasar Tagog) itu atas keinginan mereka, sebab gak mau kehilangan momentum munggahan menjelang puasa," ucapnya, Rabu (30/3/2022).

Para pedagang itu yang sebelumnya berjualan di Tempat Pedagang Berjualan Sementara (TPBS) di Jalan Gedong Lima. Pengelola pasar, akan membuka Pasar Tagog Padalarang secara resmi setelah Hari Raya Idul Fitri karena peresmiannya akan menunggu pengerjaan revitalisasi selesai.

"Sekarang masih ada pengerjaan seperti detailing dekorasi dan pembersihan material sisa-sisa proyek," ujarnya. 


Menurutnya, pada revitalisasi pasar ini pengelola pasar menyiapkan sebanyak 1.500 kios dan lapak. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding jumlah lapak pedagang dari sebelum pasar direvitalisasi. Total ada empat lantai, yakni basemen untuk bagi lapak basahan atau sayur, lantai 1 untuk sembako, lantai 2 pedagang fashion, dan lantai 3 untuk lapak food court.

"Sekarang ini basemen dan lantai satu sudah pada diisi, yang belum penuh lantai dua dan tiga karena masih ada pekerjaan finishing," katanya. 

Pasar Tagog Padalarang direvitalisasi dengan anggarab sebesar Rp79.133.900.000. Proses pembangunannya memakan waktu selama 18 bulan. Namun pihak kontraktor menyebutkan jika diawal puasa ini sebagian kios dan lapak sudah bisa ditempati, walaupun peresmiannya dijadwalkan setelah Lebaran. 




Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT