Alih-alih melangsungkan pernikahan, Patih Gajah Mada justru melarang Raja Hayam Wuruk untuk mendatangi Bubat. Ia dan pasukannya menawarkan diri untuk berangkat menemui Raja Sunda Linggabuana dan meminta agar Dyah Pitaloka diserahkan sebagai tanda penaklukkan Kerajaan Sunda kepada Majapahit.
Hal itu yang akhirnya membuat Raja Sunda Linggabuana marah hingga akhirnya terjadi pertumpahan darah. Dyah Pitaloka, sang ayah, dan sebagian besar prajurit meninggal dunia di Bubat pada waktu itu.
Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait